Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah melontarkan peringatan tegas kepada Iran, menyatakan bahwa Teheran akan bertanggung jawab dan menghadapi konsekuensi “mengerikan” atas setiap serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi di Yaman.
Peringatan Trump
-
Sumber Serangan Dituduhkan pada Iran: Trump menegaskan bahwa setiap tembakan yang dilakukan oleh Houthi akan dianggap berasal dari Iran, dan negara tersebut akan menanggung konsekuensinya.
-
Tuduhan Terhadap Iran: Trump menuduh Iran mendukung Houthi dengan memberikan senjata, uang, peralatan militer canggih, dan intelijen.
-
Serangan Udara AS: Peringatan ini disampaikan setelah militer AS melancarkan serangan udara di Yaman, menargetkan Houthi.
Tindakan Militer AS
-
Sasaran Serangan: Serangan udara AS, yang merupakan tindakan militer terbesar di kawasan Timur Tengah sejak Trump menjabat, bertujuan untuk mengakhiri ancaman terhadap pelayaran di Laut Merah oleh Houthi.
-
Tuntutan Terhadap Iran: Trump menuntut agar dukungan Iran terhadap Houthi segera diakhiri.
-
Ancaman Terhadap Kapal AS: Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bersumpah untuk terus menyerang Houthi hingga serangan terhadap kapal-kapal internasional di Laut Merah dihentikan.
Tanggapan Houthi dan Iran
-
Kecaman Houthi: Biro politik Houthi menggambarkan serangan AS sebagai “kejahatan perang” dan menyatakan kesiapan untuk menghadapi eskalasi.
-
Klaim Serangan Balasan: Houthi mengklaim menyerang kapal induk AS, USS Harry S Truman, dengan drone dan rudal, namun klaim ini disangkal oleh militer AS.
Meskipun konflik yang melibatkan AS, Iran, Houthi, dan Yaman terus berlangsung, pernyataan dan tindakan dari berbagai pihak terus menguatkan ketegangan di kawasan tersebut.